#

Semarak Ramadhan: MTsN 1 Kota Bima Gelar Lomba Tartil Al-Qur’an Tingkat Madrasah

Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, MTsN 1 Kota Bima menyelenggarakan Lomba Tartil Al-Qur’an tingkat madrasah yang diikuti oleh para siswa kelas VII dan VIII. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 10 hingga 13 Maret 2026, bertempat di Masjid Sabilurrasyad yang berada di lingkungan madrasah.

Lomba ini menjadi salah satu program keagamaan yang dirancang untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Quran sekaligus memperkuat karakter religius di kalangan peserta didik

Kegiatan lomba tartil ini diikuti oleh perwakilan siswa dari seluruh kelas VII dan VIII. Setiap kelas mengirimkan lima orang perwakilan yang terdiri dari siswa putra dan putri untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam membaca Al-Quran secara tartil, sesuai dengan kaidah tajwid dan adab membaca kitab suci.

Sejak hari pertama pelaksanaan, suasana Masjid Sabilurrasyad tampak dipenuhi semangat para peserta yang tampil secara bergiliran. Para siswa dengan penuh percaya diri melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan suara yang merdu dan penuh penghayatan.

Tidak hanya para peserta, para guru dan siswa lainnya juga turut hadir memberikan dukungan dan menyimak bacaan Al-Qur’an yang dilantunkan. Hal ini menjadikan kegiatan lomba tidak sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi majelis tilawah yang menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Kepala madrasah H. Abdul Gani, S.Ag menyampaikan bahwa kegiatan lomba tartil ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar madrasah dalam menghidupkan bulan suci Ramadhan dengan berbagai amal sholeh.

Menurutnya, Ramadhan tidak hanya menjadi momentum untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga waktu yang sangat tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui interaksi yang lebih intens dengan Al-Qur’an.

Ia menegaskan bahwa generasi muda harus dibimbing agar semakin dekat dengan Al-Qur’an, karena kitab suci tersebut merupakan pedoman hidup utama bagi umat Islam

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kepada para siswa bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca saat pelajaran agama saja, tetapi harus menjadi sahabat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa bulan Ramadhan adalah momentum terbaik untuk membangun kedekatan spiritual dengan Allah SWT, salah satunya melalui membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’anul Karim.

Pelaksanaan lomba tartil ini juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membentuk generasi Qur’ani, yakni generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai panduan dalam bersikap, berpikir, dan bertindak.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, para siswa tidak hanya belajar membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga dilatih untuk tampil percaya diri, menjaga adab, serta menghargai nilai-nilai keagamaan.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu membangun tradisi positif di lingkungan madrasah, di mana Al-Qur’an menjadi pusat kegiatan spiritual dan pendidikan karakter

Kegiatan lomba tartil di MTsN 1 Kota Bima menjadi bukti bahwa Ramadhan dapat dimanfaatkan sebagai ruang pembinaan spiritual bagi generasi muda. Melalui lantunan ayat-ayat suci yang menggema di masjid madrasah, suasana Ramadhan terasa lebih hidup dan penuh keberkahan.

Para guru berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai perlombaan tahunan, tetapi mampu menumbuhkan kebiasaan membaca Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari para siswa.

Dengan semangat Ramadhan dan kecintaan terhadap Al-Quran, MTsN 1 Kota Bima terus berupaya membina peserta didik agar menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia.

800

Siswa

40

Guru

27

Kelas

8

Extra Kurikuler